IMF ingatkan ekonomi dunia masih rapuh dan terus melemah di 2016
Merdeka.com - Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) memprediksi pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) hanya 1,6 persen di 2016. Angka ini lebih rendah dibanding tahun lalu, di mana AS bisa tumbuh 2,6 persen. Prediksi IMF terbaru ini (1,6 persen) juga lebih rendah 0,6 persen dibanding perkiraan tiga bulan lalu.
Turunnya prediksi IMF disebabkan pertumbuhan AS yang lambat pada kuartal-II 2016. Ekonomi AS hanya tumbuh 1,4 persen antara April dan Juni jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini masih berada jauh di bawah ekspektasi ekonom.
"Ekonomi AS telah kehilangan momentum beberapa kuartal terakhir, dan harapan naik di kuartal kedua 2016 belum terealisasi," kata IMF mengutip laporan terbarunya yang ditulis CNN, Rabu (5/10).
Pertumbuhan ekonomi AS saat ini hanya didorong oleh konsumsi masyarakat dan angka pengangguran yang rendah serta tingginya upah. Namun, sektor investasi terus menurun selama tiga kuartal berturut-turut karena adanya ketidakpastian dalam pemilihan presiden.
"Konsumsi masyarakat mesin utama ekonomi AS," kata data tersebut.
Melihat fakta ini, IMF memprediksi ekonomi dunia akan ikut melemah di 2016 yaitu hanya tumbuh 3,1 persen. Angka ini lebih rendah dibanding tahun lalu, di mana ekonomi global tumbuh 3,2 persen. IMF mendorong agar setiap negara mempertahankan suku bunga rendah untuk mendongkrak perekonomian.
IMF menyalahkan ekonomi AS yang lambat serta keputusan Inggris keluar Uni Eropa hingga akhirnya membuat ekonomi global melemah.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya