Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Imbas PSBB dan Larangan Mudik, Lalu Lintas Jalan Tol Turun 60 Persen

Imbas PSBB dan Larangan Mudik, Lalu Lintas Jalan Tol Turun 60 Persen Arus Mudik di Tol Cipali. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Bisnis jalan tol mengalami penurunan trafik dan pendapatan imbas adanya PSBB dan larangan mudik guna menekan penyebaran virus Corona alias Covid-19.

CEO Toll Road Business Group Astra Infra sekaligus Sekretaris Jenderal Asosiasi Tol Indonesia (ATI), Krist Ade Sudiyono menyatakan, lalu lintas jalan tol anjlok 40 hingga 60 persen.

"Setelah berbagai kebijakan seperti PSBB, pembatasan transportasi, larangan mudik, trafik tol longsor 40 persen hingga 60 persen," ujar Krist dalam diskusi virtual, Selasa (12/5).

Kondisi ini tentu menggerus pendapatan dan kemampuan arus kas operator atau Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk memenuhi berbagai kewajibannya.

Meski demikian, Krist menilai proyek infrastruktur, termasuk jalan tol, adalah instrumen politik pemerintah, sehingga meskipun ada pandemi, setidak-tidaknya proyek milik pemerintah dan BUMN akan tetap didorong penyelesaiannya. Hal ini juga tentu akan berpengaruh terhadap pendapatan BUJT ke depannya.

Terapkan Skema KPBU

kpbu rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Dalam jangka panjang, pemerintah sendiri terus mendorong model bisnis kerjasama antara pemerintah dengan badan usaha atau KPBU agar bisnis jalan tol tetap berjalan.

Namun demikian, ada beberapa catatan yang harus diperbaiki agar skema bisnis ini dapat berjalan dengan optimal.

"Skema KPBU ini mengalami collaborative inertia. Masih ada beberapa aspek yang belum tuntas, seperti konteks bisnis, distribusi resiko, valuasi proyek, keseimbangan kapabilitas kolaboratif. Jadi ini harus diselesaikan terlebih dahulu," kata Krist.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP