Ikuti BI rate, suku bunga pinjaman ditargetkan turun jadi satu digit
Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) telah menurunkan suku bunga acuannya atau BI rate sebesar 25 basis poin, dari 7,25 persen menjadi 7 persen. Sedangkan lending facility 7,5 persen dan deposit facility 5 persen.
Menanggapi hal ini, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan pihaknya akan mengikuti program pemerintah, dimana suku bunga pinjaman diturunkan dari double digit ke single digit.
"Kita akan ikuti program pemerintah jelas. Langkah-langkahnya sedang difinalisasi. Pak Menko Perekonomian kan sudah jelaskan," ujar Rini di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (18/2).
Dia menambahkan, bunga deposito untuk bank-bank BUMN masih dihitung. Namun, dia memastikan bunga untuk lending facility ditargetkan menjadi satu digit.
"(Kebijakannya) komitmen saja. kan akhirnya tidak terlepas dari bunga depositonya berapa. BI ratenya berapa, komitmen dari OJK. itu nanti akan menyeluruh," pungkas Rini.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan penurunan BI rate ini bisa berpengaruh pada penurunan bunga deposito bank BUMN hingga bunga kredit pinjaman.
"Kalau bunganya tidak segini, kita pindahkan uangnya. Oleh karena itu ada angkanya, nanti kita akan sampaikan. Nanti angka itu sedikit di atas inflasi. Iya dong, masa deposito maunya jauh di atas inflasi. Di atas inflasi sudah okelah ya kan, jadi tidak rendah juga tidak tinggi," kata Darmin. (mdk/sau)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya