Ikuti BI 7-day RR Rate, kredit perbankan bisa turun jadi single digit
Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI 7-day RR Rate) sebesar 25 basis poin. Di mana, bulan sebelumnya BI 7-day RR Rate berada pada posisi 4,75 persen.
Menurut Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta, keputusan Bank Indonesia menurunkan suku bunganya patut diapresiasi. Sebab, penurunan ini akan membuat sektor riil lebih geliat untuk investasi.
"Di mana, ekonomi kita tumbuh bagus dan inflasi terkendali. Selain itu, ekonomi dunia agak balik arah ke lebih baik. Dengan turunnya ini bisa mempengaruhi suku kredit lebih murah dan bisa membuat sektor riil lebih bisa ekspansi," ujarnya kepada merdeka.com di Jakarta, Selasa (22/8).
Hal ini juga akan membuat perbankan ikut menurunkan suku bunganya. Bahkan, Mantan Anggota DPR ini optimis, kredit perbankan akan turun hingga single digit.
"Artinya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan. Untuk perbankan, kita harap transmisi kebijakannya bisa dirasakan nasabah dan pemerintah memberikan kemudahan dalam investasi sektor kecil atau UMKM," pungkasnya.
Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan kebijakan penurunan suku bunga tersebut konsisten dengan adanya ruang pelonggaran kebijakan moneter. Salah satunya rendahnya realisasi dan perkiraan inflasi tahun 2017 dan 2018 di dalam kisaran yang ditetapkan.
"Kita yakini inflasi terjaga dan kita mendengar dan berkoordinasi dengan pemerintah. Pemerintah sudah confirm bahwa penyesuaian BBM, listrik atau LPG itu tidak ada karena sudah dianggarkan," ujar Agus.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya