Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ikut Singapore Airshow, Garuda Indonesia target raup Rp 32,5 triliun

Ikut Singapore Airshow, Garuda Indonesia target raup Rp 32,5 triliun Garuda Indonesia. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - PT Garuda Indonesia Tbk menargetkan meraup kontrak bernilai sekitar USD 2,4 miliar atau setara Rp 32,5 triliun dari gelaran Singapore Airshow 2018. Pada ajang yang sama tahun lalu, Garuda Indonesia Group berhasil menandatangani kontrak kerja sama senilai USD 129,5 juta.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N. Mansury, mengatakan sebagai bagian dari program 'Sky Beyond 3,5', di mana Garuda Indonesia Group menargetkan valuenya sebagai holding company sebesar USD 3,5 miliar di 2020, maka sudah saatnya Garuda Indonesia Group lebih agresif dalam menunjukkan kapabilitasnya sebagai grup aviasi yang solid.

"Ini merupakan bentuk sinergi group, di mana Garuda Indonesia yang merupakan raksasa industri aviasi di regional, akan menunjukkan keunggulannya sebagai one stop aviation services, Garuda Indonesia Group," kata Pahala dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (6/2).

Pahala menambahkan, bagi Garuda Indonesia Group, ajang ini bukan hanya untuk meraih eksistensi, namun sekaligus membuka kesempatan untuk beberapa potensi bisnis yang didapat. Garuda Indonesia Group akan menandatangani sejumlah kontrak kerja sama bisnis dengan beberapa partner baik domestik maupun internasional.

"Potensi bisnis dalam bentuk kerja sama yang diinisiasi masing-masing perusahaan Garuda Indonesia Group diharapkan mampu mendukung penetrasi pasar, dan rencana ekspansi juga diharapkan dapat dijalin pada momen ini," tambahnya.

Direktur Utama GMF Iwan Joeniarto mengatakan bahwa dalam Singapore Airshow 2018 ini selain menargetkan adanya kerjasama perawatan pesawat, GMF juga akan merealisasikan beberapa kesepakatan kerja sama dengan mitra-mitra strategis dalam mengembangkan rencana ekspansi bisnisnya.

"Kami menargetkan akan memperoleh nilai kontrak sebesar USD 2,4 miliar dalam Singapore Airshow 2018 ini. Nilai ini didapat dari kontrak kerja sama dengan berbagai customer serta mitra strategis GMF," kata Iwan.

Iwan juga menambahkan bahwa GMF membawa misi dan harapan besar untuk memulai bisnis baru dengan berpartisipasi di Singapore Airshow. "Ini adalah ajang bagi GMF bersama Garuda Indonesia Group untuk memperkuat dan memperluas jangkauan brand. Hal ini sejalan dengan strategi penetrasi pasar GMF untuk menambah global footprint di tahun 2018," kata Iwan.

Dalam beberapa tahun ke belakang, jumlah pelanggan baru yang melakukan perawatan di GMF semakin meningkat. GMF menekankan beberapa competitive point yang menjadi keunggulannya, yaitu fleksibilitas pelayanan yang menyesuaikan kebutuhan pelanggannya, harga yang bersaing, serta hadirnya integrated solutions dalam setiap pelayanan.

Direktur Utama Citilink Juliandra Nurtjahjo mengatakan bahwa keikutsertaannya dalam Singapore Airshow ini merupakan satu langkah tepat dalam meningkatkan exposure Citilink bukan hanya di regional, namun juga kancah International.

"Bersama Garuda Indonesia Group, Citilink berkomitmen untuk terus mengembangkan bisnisnya lewat berbagai partnership. Keikutsertaan kami juga membuktikan kesiapan kami dalam memberikan layanan terbaik sebagai premium LCC yang siap untuk membuka rute internasional dalam waktu dekat," tutup Juliandra.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP