Ikan kena bea masuk di Eropa, RI kehilangan USD 300 juta per tahun
Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta Kementerian Perdagangan meningkatkan kontribusi dalam memajukan perikanan Indonesia. Untuk itu, dia mendorong Menteri Perdagangan Rahmat Gobel untuk melobi negara di Eropa dan Amerika agar tuna dan udang Indonesia tak dikenakan bea masuk.
Akibat pengenaan bea masuk itu, menurut Susi, Indonesia harus rela kehilangan sekitar USD 300 juta per tahun. Ini membuat produk perikanan Indonesia kalah bersaing di benua putih tersebut.
"Please Pak Rachmat Gobel. Tolong advokasi agar zero tarif untuk udang dan tuna Indonesia," ucap Susi dalam rapat kerja Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (27/1).
Mirisnya, tuna dan udang Timor Leste bebas bea masuk di Eropa dan Amerika. Padahal, menurut Susi, Indonesia dan Timor Leste tak memiliki perbedaan signifikan.
"Apa bedanya kita dengan mereka. Bilang saja kita negara miskin dan memang masih miskin dan berkembang. Kita bisa dapat USD 300 juta."
Jika Rahmat berhasil memenuhi permintaan itu. Susi berjanji bakal menjadikan Rahmat sebagai anggota kehormatan asosiasi tuna. Mendengar itu, Rahmat hanya mengulum senyum.
(mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya