Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

IHSG sulit keluar dari tekanan

IHSG sulit keluar dari tekanan Saham Anjlok. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Pada perdagangan terakhir pekan ini pasar diprediksi masih akan bergerak datar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berada di kisaran support-resistance 4.318-4.450.

"Selama Rupiah masih bergerak liar dan investor asing belum kembali masuk, tampaknya sulit bagi IHSG keluar dari tekanan," ujar Analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono dalam riset hariannya, Jakarta, Jumat (27/9).

Menurutnya, aksi jual asing masih menjadi katalis negatif bagi IHSG. Di mana bargain hunting sempat terjadi pada saham-saham sektor properti, konsumer, dan perkebunan.

"Aksi jual investor asing tercatat masih cukup besar, yaitu mencapai Rp 548 miliar," jelasnya.

Dari luar negeri, investor global tampaknya masih khawatir terkait kesepakatan anggaran belanja pemerintah AS yang susah tercapai. Hal ini diperkirakan dapat mengancam pertumbuhan ekonomi AS.

"Kegagalan meningkatkan 'debt ceiling' berpotensi membuat credit rating pemerintah AS diturunkan," ungkap dia.

Sebelumnya, kemarin (26/9) IHSG ditutup melemah 0,02 persen atau 0,87 poin ke level 4.405. Sementara Indeks LQ45 juga ditutup melemah 0,21 persen atau 1,53 poin ke level 735,503.

Frekuensi transaksi perdagangan efek 151, 513 kali dengan volume 9,238 miliar lembar saham dan value Rp 4,704 triliun. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP