Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

IHSG merosot usai Trump terpilih jadi Presiden AS

IHSG merosot usai Trump terpilih jadi Presiden AS Bursa Saham. REUTERS/Daniel Munoz

Merdeka.com - Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS berimbas ke pasar saham dunia, salah satunya pasar saham Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkena imbas negatif atas terpilihnya Donald Trump menjadi presiden AS.

IHSG ditutup anjlok 56 poin ke level 5.414 poin. IHSG sempat menyentuh titik terendah usai pembukaan sesi II mencapai 5.345 poin. Sementara, level tertinggi terjadi usai pembukaan perdagangan yang berada di posisi 5.491 poin. IHSG diperdagangkan sebanyak 12,84 juta lembar saham dengan memperoleh Rp 9,6 triliun.

Ekonom Samuel Asset Management, Lana Soelistianingsih, mengatakan dampak pelemahan bursa saham Indonesia usai kemenangan Trump ini diperkirakan hanya sementara. Jika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah, perkiraannya akan mencapai 4.800.

"Saya kira itu shock jangka pendek, cuman seberapa jangka pendeknya? Sampai pada level saya kira kalau paling terendah bisa kearah 4.800 kalau secara technical ya. Tapi itu mudah-mudahan bisa segera naik lagi," ujarnya di Jakarta, Rabu (9/11).

Ke depan, para investor AS diprediksi bakal melarikan dananya ke negara berkembang. Ini menimbulkan ketidakpastian di AS akan kembali meningkat. "Saya kira perlu kehati-hatian tinggi untuk kita."

"Mungkin saja dia (investor asing) akan keluar dari AS dan berinvestasi lagi di negara-negara yang sempat terkoreksi dan mereka akan lebih banyak menempatkan dananya di emerging market. Mereka akan switch dari developed market ke emerging market," ujarnya.

Sementara, dari sisi nilai tukar Dolar, dia mengatakan USD akan melemah pada sejumlah mata uang dunia. "Jadi Dolarnya cenderung melemah terhadap mata uang kuat dunia," pungkasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP