Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

IHSG diperkirakan melemah ikuti bursa Asia

IHSG diperkirakan melemah ikuti bursa Asia Ilustrasi IHSG. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan mengalami pelemahan pada perdagangan awal pekan ini. Melemahnya bursa saham Asia menjadi penyebab indeks alami pelemahan.

Head of Research Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan penurunan harga BBM, elpiji ataupun semen tidak memberikan sentimen positif terhadap laju indeks. Reza memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5130-5138 dan resisten 5155-5206.

"Laju IHSG masih akan diuji ketahanannya untuk dapat melanjutkan penguatannya. Sentimen dari rilis rencana pemerintah untuk menurunkan harga BBM hingga semen tidak terlalu memberikan sentiment positif," ujar Reza dalam rilis hariannya, Senin (19/1).

Reza menegaskan laju IHSG sempat melampaui tipis area target resisten (5195-5200) dan tidak mampu bertahan di area target support (5165-5179). Adanya sentimen positif dari penurunan harga BBM, elpiji, bahkan semen tampaknya belum sepenuhnya direspon positif dan sinyal profit taking pun diperkirakan masih berlanjut.

"Jika pelemahan masih berlanjut kemungkinan IHSG akan menutup utang gap 5113-5125 dulu. Tetap cermati potensi pelemahan lanjutan meskipun kami masih berharap adanya technical rebound," pungkas dia.

Adapun pertimbangan saham-saham pada hari ini antara lain BIRD, SMRA, BSDE, BJTM, LPCK, dan CTRA.

Adapun nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diperkirakan menguat.

"Laju rupiah berada di atas target level resisten 12.600. Meski potensi pelemahan tidak sepenuhnya terjadi namun, tetap perlu mewaspadai setiap potensi perubahan. Rp 12.605- Rp 12.589 (kurs tengah BI)," pungkas dia.

(mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP