Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

IHSG anjlok, investor kecewa hasil hitung cepat pemilu 2014

IHSG anjlok, investor kecewa hasil hitung cepat pemilu 2014 Bursa efek Indonesia. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Investor di pasar modal Indonesia ditengarai kecewa pada hasil hitung cepat pemilihan umum legislatif yang membuat peta politik terpecah. Itu sebabnya, perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam pembukaan hari ini, Kamis (10/4), menukik 92,09 poin atau 1,87 persen ke level 4.829,33.  Bahkan, penurunan sempat menajam jadi 145,4 poin (2,9 persen) ke level 4.775,9.

Analisis itu dilontarkan Direktur Utama Indo Premier Moleonoto. Dia meyakini pelaku pasar banyak yang berharap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menguasai 20 persen kursi parlemen, sehingga perpolitikan di Tanah Air mudah terpetakan. Rupanya, langkah partai berlogo banteng itu menominasikan Joko Widodo sebagai calon presiden tak banyak berdampak pada penguasaan legislatif.

"Mereka masih berharap Jokowi Effect bisa memberi kontribusi besar, ternyata tidak. Tidak ada satu partai pun yang mendapatkan hasil sampai 25 persen, ini direspon market negatif," ujarnya di Auditorium Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Pelaku pasar dari sisi sentimen mendukung PDIP, karena itu akan memperbesar kemungkinan Jokowi menjadi presiden. Dengan hasil pemilu legislatif yang mengarahkan setiap partai berkoalisi, investor diyakini Moleonoto bakal menunggu hingga pemilihan presiden, Juli mendatang. Dampaknya, IHSG bakal terus fluktuatif.

"Sampai Juni tidak pasti kondisinya, pasar masih menunggu-nunggu," tandasnya.

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP