Ical ngaku tidak intervensi pemilihan Gubernur BI
Merdeka.com - Ketua Umum Partai Golongan Karya Aburizal Bakrie mengaku tidak memberikan arahan khusus dalam pemilihan Gubernur Bank Indonesia yang akan digelar.
Ical, sapaan Aburizal menyerahkan kebijakan kepada Fraksi Partai Golkar di DPR. "Saya serahkan semua kepada fraksi, tidak ada arahan khusus," katanya saat menghadiri saat menghadiri Pertemuan Fraksi Partai Golkar se-Indonesia di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (5/3).
Ical juga enggan menanggapi pengusungan calon tunggal Menteri Keuangan Agus Martowardojo sebagai calon Gubernur BI. Menurutnya, Fraksi Partai Golkar memiliki mekanisme sendiri memilih Gubernur BI yang pas.
"Semua diserahkan kepada fraksi, untuk menentukan calon sesuai dengan fit and proper test, biar fraksi yang menilai," terangnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi XI DPR, Harry Azhar Azis yang juga kader Partai Golkar mengatakan partainya belum menentukan sikap politik, terhadap Agus Martowardojo yang merupakan calon tunggal yang dijagokan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Jadi nah ini, Golkar terus terang masih 50-50 persen. Bisa kemungkinan setuju atau tidak setuju," kata Harry.
Pihaknya masih menunggu arahan petinggi partai dan melakukan berbagai konsultasi untuk menentukan sikap terhadap pencalonan Agus Marto menjadi Gubernur BI.
Meski belum menentukan sikap politik, Harry memiliki pandangan sendiri terhadap sosok Agus Marto dan tantangan bagi calon gubernur BI. Harry mengaku, pada dasarnya dia mendukung Agus Marto untuk maju menjadi gubernur bank sentral.
Agus Marto dinilai sebagai sosok pekerja keras. "Dia kerja keras, di Bank Mandiri dia menunjukkan berhasil lalu ditunjukkan sebagai Menkeu. Walau ada masalah, yang terkesan umum dia cukup saklek dalam aturan-aturan. Ya meski ada masalah di Hambalang," jelas Harry. (mdk/arr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya