Hutama Karya ingin bangun LRT
Merdeka.com - PT Hutama Karya masih berambisi membangun moda transportasi yang disebut Light Rail Transit (LRT) setelah sebelumnya konsep kereta layang ditolak oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. Hutama Karya mengaku telah melakukan survei dan pra studi kelaikan (feasibility study).
Direktur Utama Hutama Karya Tri Widjajanto Joedosastro menegaskan, pihaknya ngotot mengembangkan LRT sebagai solusi pemecah masalah kemacetan. Tri juga yakin akan mendapatkan lampu hijau dari Dahlan untuk proyek ini.
"LRT ruas mana kita studi mana yang kita mau masuk. Kita studi ini dan jalurnya bisa sama bisa enggak. Kita pengembangan yang baru dan memberikan inovasi untuk solusi. Ada problem apa kita pikirkan," ucap Tri ketika ditemui di Ritz Carlton, Pasific Place, Jakarta, Kamis (30/5).
LRT adalah moda transportasi yang mempunyai daya angkut lebih kecil dibanding MRT. Perusahaan pelat merah ini tengah menjajaki partner bisnis dalam pembangunan LRT. Tri menyebut, rekan bisnis untuk proyek ini berasal dari dalam dan luar negeri.
"Kita sudah survei, kita sudah ke arah pra FS dan kita menjajaki partner. Partnernya ada asing dan nasional. Konsep LRT masih seputar itu, teknologi ramah lingkungan dan efisien. Kita turun untuk berpartisipasi," jelasnya.
Sebelumnya, Hutama Karya mempunyai konsep pembangunan kereta layang dari Bekasi-Cawang. Konsep tersebut akhirnya ditolak oleh Dahlan karena HK meminta dana subsidi dari pemerintah untuk menekan ongkos.
Setelah proyek tersebut ditolak, Dahlan justru meminta HK untuk fokus membangun jalan tol di lintas Sumatera. Jalan tol yang akan dibangun adalah yang kurang menguntungkan dari sisi bisnis, namun HK akan memperoleh tambahan modal dari pemerintah untuk membangun tol ini. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya