Holding BUMN jasa klasifikasi ditarget terbentuk awal 2017
Merdeka.com - Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) Rudiyanto mengatakan holding badan usaha milik negara (BUMN) bidang jasa klasifikasi, inspeksi, pengujian dan sertifikasi ditargetkan terbentuk pada awal 2017. Holding BUMN ini akan menyatukan PT BKI, PT Sucofindo, dan PT Surveyor Indonesia.
"Kita diperintahkan awal tahun sudah terbentuk," kata Rudiyanto usai acara Majelis BKI seperti dikutip dari Antara, Jakarta, Rabu (12/10).
Dia menjelaskan saat ini proses pembentukan holding sudah menyepakati penetapan BKI sebagai induk dari PT Sucofindo dan PT Surveyor Indonesia. "Saat ini sudah dalam tahap kita menyewa konsultan untuk melihat konstruksi portfolio yang ada di masing-masing perusahaan," kata dia.
Tujuan pembentukan holding jasa klasifikasi, inspeksi, pengujian dan sertifikasi yang bergerak di bidang kemaritiman tersebut dibentuk dalam rangka meningkatkan daya saing di tengah era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
Rudiyanto menilai langkah pemerintah dalam membentuk holding BUMN jasa klasifikasi sudah tepat dan seperti yang diterapkan perusahaan di luar negeri.
"Jadi ada (perusahaan) klasifikasi, ada juga pendukungnya yang komersial. Kalau di luar negeri 10-15 persen adalah kegiatan klasifikasi, sisanya adalah kegiatan komersil. Ini sudah dalam bentuk yang benar, trek yang benar," ujar Rudiyanto.
Selain itu, dia juga optimistis pembentukan holding akan memperkuat posisi perusahaan jasa klasifikasi, inspeksi, pengujian, dan sertifikasi dan mengubah konstruksi pasar terhadap persaingan dengan perusahaan klasifikasi asing.
Rudiyanto menyebut dirinya hanya berfokus pada pembentukan holding sementara permasalahan pembahasan dan persetujuan DPR terkait holding diserahkan ke Kementerian BUMN.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya