Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hipmi: Semua Upaya untuk Percepat Proses Vaksinasi Perlu Dioptimalkan

Hipmi: Semua Upaya untuk Percepat Proses Vaksinasi Perlu Dioptimalkan Vaksin Covid-19. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mendukung penuh program vaksin gotong royong individu alias berbayar yang diinisiasi oleh pemerintah melalui PT Kimia Farma. Upaya vaksinasi berbayar ini, diharapkan dapat membantu pemerintah untuk percepatan vaksinasi kepada masyarakat.

Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP Hipmi, Ajib Hamdani mengatakan, herd immunity atau kekebalan komunal baru terbangun ketika sudah lebih dari 70 persen masyarakat divaksinasi. Artinya perlu percepatan dalam upaya vaksinasi.

Dia menyebut, dengan jumlah penduduk sebesar 270 juta orang, maka dibutuhkan minimal masyarakat Indonesia 189 juta yang tervaksin. Kalau sehari pemerintah bisa mendorong 1 juta vaksin, awal tahun 2022, akan terbangun herd immunity.

"Jadi, semua upaya untuk mempercepat proses vaksinasi, perlu dioptimalkan. Termasuk vaksin gotong royong berbayar," kata Ajib kepada merdeka.com, Rabu (14/7).

Ajib menilai, semakin lama jalannya vaksin di masyarakat, ekonomi akan semakin menjadi korban.Mengingat masyarakat dan dunia usaha tidak ingin ada kebijakan-kebijakan seperti Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Tak Menghilangkan vaksinasi Gratis

Meski begitu, Ajib menekankan, jika nantinya vaksin gotong royong individu ini berjalan, pemerintah tidak menghilangkan hak dan kewajibannya terhadap program vaksinasi gratis sudah dijalankan selama ini. Sebab negara harus tetap menyediakan hal tersebut.

"Hipmi mendukung penuh kebijakan ini. Dengan catatan, tanpa mengurangi hak masyarakat lain yang juga ingin vaksin gratis," jelasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP