Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hingga kuartal III-2015, industri nonmigas tumbuh 5,2 persen

Hingga kuartal III-2015, industri nonmigas tumbuh 5,2 persen Saleh Husin. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan pertumbuhan industri nonmigas mencapai 5,2 persen hingga kuartal III tahun ini. Menurun ketimbang periode sama tahun lalu sebesar 5,6 persen.

"2015 memang tahun yang sulit, banyak penurunan disektor industri, ini lantaran faktor ekonomi global mengalami perlambatan," kata Saleh dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Jumat (18/12).

Penurunan tersebut terlihat dari kinerja ekspor dan impor. Per September 2015, ekspor produk industri menurun sebesar 7,5 persen, dari USD 87,85 miliar tahun lalu menjadi USD 81,26 miliar.

Sedangkan impor produk industri menurun sebesar 12,4 persen, dari USD 93,07 miliar menjadi USD 81,53 miliar.

"Penurunan ekspor sebagian disebabkan karena penurunan harga di pasar dunia. Harga CPO turun 24,4 persen dan harga karet turun 19,8 persen. Padahal sektor ini memberikan kontribusi yang cukup signifikan bagu negara, sekitar US$ 115,13 miliar, nah kami coba untuk tingkatkan tahun depan," imbuhnya.

Saleh berharap, tahun depan, pertumbuhan industri nonmigas bisa mencapai 5,7-6,1 persen. Di mana industri Kimia, Farmasi, dan Obat Tradisional bisa tumbuh 8,5-8,7 persen; industri Barang Logam dan Peralatan Listrik tumbuh 8,0-8,2 persen; dan industri Makanan dan Minuman tumbuh 7,4-7,8 persen.

"Akhir 2015, sektor industri ini diharapkan dapat tumbuh 5,5 persen dan perekonomian nasional tumbuh 5,0 persen. Sehingga industri ini diharapkan menjadi motor pertumbuhan industri manufaktur non migas pada tahun 2016." (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP