Hingga Juni 2017, harga BBM dan elpiji subsidi dipastikan tak naik
Merdeka.com - Bank Indonesia mengisyaratkan bakal tak ada kenaikan harga untuk bahan bakar minyak dan elpiji subsidi hingga dua bulan ke depan. Jika demikian, ini bisa memudahkan pencapaian target inflasi tahun ini sebesar 4 persen plus minus satu persen.
"Sejak awal tahun kami sudah antisipasi dan menjaga target inflasi dengan memberi perhatian khusus terhadap harga barang diatur pemerintah," kata Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, di kantornya, Jakarta, Jumat (28/4).
"Kami mendapat informasi dari pemerintah bahwa tak ada penyesuaian harga BBM dan elpiji tiga kilogram hingga Juni 2017," lanjutnya.
Berdasarkan itu, ke depan, bank sentral
hanya perlu mewaspadai pergerakan harga pangan. Adapun, kunci untuk menjaga harga pangan adalah dengan menjamin ketersediaan pasokan dan kelancaran sistem distribusi.
Berdasarkan pemantauan bank sentral, minggu keempat April terjadi inflasi 0,08 persen. Menurut Agus, faktor pendukung inflasi antara lain tarif listrik dan harga daging ayam.
"Ada juga yang deflasi, seperti bawang merah, dan sayur-sayuran. Secara year on year inflasi 4,17 persen," kata Agus.
"Seminggu sebelum puasa, Bank Indonesia akan kembali berkoordinasi dengan pemerintah."
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya