Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hingga Hari Ini, KCI Temukan 33 Penumpang Reaktif Saat Tes Acak Antigen

Hingga Hari Ini, KCI Temukan 33 Penumpang Reaktif Saat Tes Acak Antigen KRL. ©2012 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) terus berupaya untuk melindungi pengguna KRL dan para petugas dari ancaman paparan virus Covid-19. Salah satunya melalui tes acak antigen yang telah dilakukan sejak Senin (21/6) lalu.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengungkapkan, hingga pagi ini sudah ada 684 calon pengguna KRL yang melakukan tes acak antigen dengan hasil 33 orang diantaranya reaktif. Bagi yang reaktif sudah tentu dilarang untuk naik KRL dan KAI Commuter terus berkoordinasi dengan Puskesmas setempat.

"Seperti hari-hari sebelumnya, para calon pengguna yang bersedia mengikuti tes acak antigen ini berbaris rapih dengan menjaga jarak di tempat yang sudah disiapkan. Pertama, calon pengguna KRL antre dengan menyiapkan KTP dan tiket. Kedua, calon pengguna KRL didata oleh petugas. Selanjutnya calon pengguna KRL dilakukan tes antigen oleh petugas dan terakhir menunggu hasil. Para calon pengguna KRL dengan antusias dan tertib mengikuti tes acak antigen tersebut," ungkapnya, Jumat (25/6).

Dari data KAI Commuter hingga pukul 10.00 WIB volume pengguna KRL tercatat ada 131.593 orang atau berkurang 6 persen dibanding Kamis (24/6) kemarin di waktu yang sama yang mencapai 139.281 orang. Tren penurunan ini sejalan dengan aturan dari pemerintah yang meminta masyarakat kembali beraktivitas dari rumah.

KAI Commuter mengimbau untuk menggunakan KRL sebagai alat transportasi untuk mereka yang benar-benar masih harus beraktivitas di luar rumah maupun memiliki keperluan mendesak dengan tertib mematuhi protokol kesehatan. Informasi lengkap seputar layanan KAI Commuter dapat disimak melalui media sosial @commuterline dan call center 021-121.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP