Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hindari beban bunga tinggi, dana KUR tak diberikan sekaligus

Hindari beban bunga tinggi, dana KUR tak diberikan sekaligus Darmin Nasution. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Pemerintah menyatakan penyaluran dana kredit usaha rakyat (KUR) akan diberikan per bulan per kebutuhan biaya hidup. Hal ini untuk menghindari besarnya beban bunga jika dana diberikan dengan plafon tertinggi di muka.

"Jadi misal petani membutuhkan dana per bulan Rp 1,5 juta ya sudah itu yang diberikan. Tidak langsung Rp 40 juta," ujar Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution saat acara 'Program Peremajaan Sawit Rakyat' di Serdang Bedagai, Sumatra Utara, Senin (27/11).

Tahun depan, bunga KUR akan diturunkan menjadi 7 persen. Saat ini bunga KUR masih dipatok 9 persen. "Penurunan efektif mulai 1 Januari 2018," imbuhnya.

Menko Darmin menambahkan dana KUR salah satunya diberikan pada petani sawit. Dana ini bisa digunakan dalam program penanaman kembali atau replanting pohon sawit. KUR bisa digunakan nantinya untuk biaya hidup selama masa tunggu panen.

"Tahun pertama menggunakan Rp 25 juta (dana bantuan peremajaan) hanya untuk penanaman saja, bagaimana dengan biaya hidup selama 3-4 tahun?"

Mantan bos Bank Indonesia ini mengungkapkan pemerintah mendorong petani sawit membuat program kluster untuk meningkatkan standard pengelolaan sehingga berdaya saing. "Nanti juga akan didorong perusahaan besar yang wajib mendukung sebagai pembeli," tuturnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP