Hemat perawatan pesawat, INACA dorong pembangunan Aerospace Park
Merdeka.com - Asosiasi penerbangan Indonesia yang tergabung dalam INACA mendukung rencana pemerintah yang terus menekan untuk membangun Aerospace Park atau taman perawatan pesawat di bandara Indonesia. Hal ini akan mendukung penghematan perawatan pesawat yang saat ini banyak dilakukan di luar negeri.
Ketua Umum INACA, Emirsyah Satar mengatakan dengan adanya Aerospace Park akan menghemat waktu dan biaya perawatan pesawat Indonesia.
"Kita mendukung rencana ini, kami mendukung penuh rencana ini. Kami yakin banyak minat luar negeri bekerja sama membangun ini. Atas nama INACA kami mendukung penuh ini," ujarnya saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (22/5).
Penghematan yang akan didapatkan maskapai adalah penghematan tenaga kerja. Pasalnya, tenaga kerja Indonesia masih lebih murah dibandingkan dengan tenaga kerja luar negeri.
"Efisiensi tenaga kerja juga. Cost banyak yang dihemat misalnya kalau kita terbangkan keluar negeri (perawatan), habis waktu, habis fuel. Itu penghematan. Mengenai Aerospace Park kita baru mau bangun. Kita berharap 10 tahun lagi ketemu sudah jadi," jelasnya.
Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Harry Bakti mengatakan saat ini beberapa bandara telah mempunyai konsep dan masterplan pembangunan perawatan pesawat. Perawatan pesawat ini masih sekedar perawatan dan belum terintegrasi dalam kawasan terpadu perawatan pesawat atau Aerospace Park.
"Target masuk ada dalam masterplan bandara seperti Kualanamu Airport plus fasilitas maintenance. Saya tidak bisa target secara umum semua lokasi kapan selesai," tutupnya. (mdk/bmo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya