Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Helmy Yahya Sempat Dilarang Kakaknya Jadi Dirut TVRI

Helmy Yahya Sempat Dilarang Kakaknya Jadi Dirut TVRI Helmi Yahya. ©2020 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Mantan Direktur Utama TVRI Helmy Yahya blak-blakan menceritakan pemecatannya oleh Dewan Pengawas di hadapan Komisi I DPR. Helmy kembali menyinggung prestasi yang ditorehkan selama memimpin stasiun televisi pelat merah. Misalnya mencetak hasil audit keuangan wajar tanpa pengecualian.

Helmy bercerita pernah dilarang kakaknya Tantowi Yahya untuk menjadi Direktur Utama TVRI. Dengan alasan, mengurus TVRI itu berat.

"Saya ingat pada 2,5 tahun yang lalu, saya berdiskusi dengan kakak saya, Tantowi Yahya yang pernah menjadi salah satu pimpinan komisi 1. Dia terus terang melarang saya. Ngapain kamu urusin TVRI, berat, sulit sekali," kata Helmy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/1).

Helmy awalnya mengikuti saran kakaknya. Namun, dia berubah pikiran. Ada seseorang yang datang pada Helmy dan merayunya untuk bersedia mengabdi pada TVRI. Apalagi TVRI menjadi stasiun televisi yang membesarkan nama Helmy di kancah dunia hiburan tanah air.

"Tapi ada godaan lebih besar, seseorang datang kepada saya, Helmy saya tahu anda mendapatkan popularitas, anda mendapatkan pencapaian ekonomi dari mana? Dari dunia televisi kan, dan TVRI adalah tempatmu belajar, iya saya belajar di TVRI 10 tahun," ucapnya.

Benahi TVRI

rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Setelah memutuskan menerima tawaran menjadi Dirut, Helmy memahami larangan kakaknya dulu. Kondisi TVRI sangat 'luar biasa'. Pertama, usia sumber daya manusia tidak ideal. Sebesar 72 persen atau 4.800 karyawan berusia di atas 40 tahun. Sisanya 28 persen karyawan usia muda atau berusia di bawah 40 tahun.

"Tentu sangat tidak ideal untuk sebuah media, sebuah lembaga yang bergerak dalam industri kreatif," kata Helmy.

Dari sisi rating, TVRI menjadi juru kunci. Logonya jadul, peralatan kuno, anggaran dan remunerasi kecil, tunjangan kinerja tidak turun. "Bagaimana memotivasi orang untuk bekerja dengan kondisi seperti itu," kata Helmy.

Dia mengklaim banyak membawa perubahan. Helmy mengaku telah melakukan reformasi birokrasi, permintaan terkait tunjangan kinerja diterima dan turun peraturan pemerintahnya. Hingga mendapatkan beragam penghargaan.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP