Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hatta sesumbar kondisi ekonomi saat ini belum di ambang krisis

Hatta sesumbar kondisi ekonomi saat ini belum di ambang krisis gedung bertingkat. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat cerah pada penutupan perdagangan kemarin. Namun IHSG kembali ditutup melemah 1,19 persen atau 50,14 poin ke level 4.168. Begitu juga dengan nilai tukar Rupiah yang kembali melorot ke level Rp 11.000 per USD.

Meskipun kondisi ini dikhawatirkan akan memicu terjadinya krisis ekonomi seperti 1998, namun pemerintah dan pengambil kebijakan kompak menyebut kondisi ekonomi saat ini masih kuat.

"Enggak (krisis) lah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kan sudah ngomong," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa yang ditemui di Kantornya, Jakarta, Kamis (22/8).

Hatta mengklaim, pemerintah telah melakukan berbagai cara untuk memperbaiki defisit transaksi berjalan yang mencapai 4,4 persen pada kuartal kedua tahun 2013. Salah satu caranya, kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi.

Harapannya, akan terjadi pengurangan impor BBM karena konsumsi BBM bersubsidi mengalami penurunan.

"Selama ini Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) baik karena masih ada transaksi modal yang cukup baik. Dengan kenaikan BBM, growth dari konsumsi BBM yang seharusnya 8 jadi 4-6 persen menurun. Artinya akan terjadi pengurangan BBM akan kurangi tekanan pada neraca migas kita yang defisit," jelasnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP