Hatta sebut BUMN grasak grusuk alihkan saham dari BTN ke Mandiri
Merdeka.com - Menko Perekonomian Hatta Rajasa ikut angkat bicara mengenai rencana pelepasan saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) ke Bank Mandiri. Menurut Hatta, Kementerian BUMN tidak mematangkan konsep ini dan terkesan terburu-buru.
Salah satunya terlihat dari laporan Kementerian BUMN yang baru diserahkan ke Hatta hari ini, Senin (21/4). Padahal isu ini bergulir lama.
"Kita ini sama sekali belum dibahas, baru tadi saya terima surat semacam meminta tanggapan. BUMN grasak grusuk dan sekarang protes semua akibatnya sahamnya jatuh yang untung orang lain. Jangan grasak grusuk," ucap Hatta di kantornya, Jakarta, Senin (21/4).
Hatta menegaskan, menggabungkan dua bank besar tersebut tidaklah mudah. Hatta mencontohkan, untuk privatisasi saja membutuhkan waktu lama dan melaporkan lebi dulu ke komite privatisasi.
"Apalagi ini merger begitu. Tentu dibahas dengan baik, jangan seperti sekarang ini. Mungkin penggabungan ini tapi harus hati-hati dan betul-betul harus prudent," tegasnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya