Hary Tanoe buka 7 sektor jasa keuangan terintegrasi di Medan
Merdeka.com - Perusahaan milik Hary Tanoesoedibjo, MNC Group melebarkan sayap bisnis dengan menghadirkan tujuh sektor jasa keuangan terintegrasi di Medan, Sumatera Utara. Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo meresmikan langsung MNC Financial Services tersebut di Jalan Kapten Maulana Lubis No 12, Medan, Sumatera Utara.
Ketujuh unit bisnis tersebut adalah MNC Bank, MNC Finance, MNC Leasing, MNC Sekuritas, MNC Asset Management, MNC Insurance dan MNC Life.
"Ini merupakan semua produk financial services yang ada. Di Indonesia semua produk financial services ya hanya ada tujuh itu. Semua kami hadirkan di Medan untuk melayani nasabah," kata Hary Tanoe dalam keterangan resminya dikutip merdeka.com di Jakarta, Kamis (16/11).
Pria yang akrab disapa HT itu menjelaskan, MNC Group memiliki tiga lini bisnis utama, yakni sektor jasa keuangan, media, dan properti. Khusus sektor jasa keuangan, masyarakat Sumut dapat menikmati layanan dalam satu atap secara terintegrasi. Dia menyambut gembira dengan adanya kantor terintegrasi tersebut. Layanan one stop services itu akan memenuhi kebutuhan jasa keuangan masyarakat dari awal hingga akhir.
"Jasa keuangan itu yang harus dijaga ada tiga, yaitu trust, trust, trust," tuturnya.
Direktur Utama PT MNC Investama Tbk (BHIT), Darma Putra mengatakan, pembukaan kantor jasa keuangan MNC Group semata-mata demi memudahkan nasabah di Sumut.
Menurut dia, masyarakat dapat menabung, bertransaksi saham, obligasi, reksa dana, asuransi jiwa maupun umum, leasing kendaraan, dan jasa keuangan lainnya di dalam satu lokasi. "Financial Services ini yang ketiga kami buka di luar Jakarta. Kami sudah ada di Surabaya, Pekanbaru, dan sekarang Medan," ucapnya.
Integrasi sektor jasa keuangan di bawah naungan MNC Group, sambungnya, juga akan terus dilakukan di kota-kota besar lain di Indonesia. Tahun depan, MNC Group akan kembali membuka integrated branch di Bandung, Semarang, dan Denpasar.
Penggabungan sektor jasa keuangan, kata dia, dapat menimbulkan manfaat dari sisi efisiensi biaya, serta memudahkan koordinasi. Target yang dipatok untuk seluruh unit bisnis adalah dapat meningkatkan pendapatan dan profitabilitas.
"Pastinya kami harapkan semua unit bisnis kinerjanya lebih baik, pendapatan dan profit lebih banyak karena dengan konsolidasi power lebih besar," jelasnya.
Pada kesempatan sama dilakukan juga penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (BPD Sumut) oleh Direktur Utama BHIT Darma Putra dan Direktur Utama BPD Sumut Edie Rizliyanto.
Adapun penandatangan MoU merupakan rangkaian kerja sama yang sebelumnya telah dilakukan dengan sejumlah BPD. Hal ini merupakan langkah awal yang strategis untuk memayungi kerja sama usaha antara BPD Sumut dan unit-unit bisnis di bawah MNC Financial Services pada waktu mendatang, sehingga dapat menguntungkan kedua belah pihak.
Bentuk kerja sama yang dapat dilakukan misalnya penempatan dana, pembiayaan proyek, bancassurance, serta berbagai bentuk kerja sama yang dapat meningkatkan prospek usaha di masa mendatang.
"Kerja sama dengan Bank Sumut di semua lini. Mereka membutuhkan asuransi untuk jaminan kredit, bisa life insurance buat nasabah, bisa juga sindikasi, memberikan kredit ke nasabah yang besar," kata dia.
Pada kesempatan terpisah, MNC Group melalui program CSR juga memberikan bantuan kacamata gratis ke beberapa sekolah dasar negeri bagi siswa-siswi yang membutuhkan di Medan.
Pada kesempatan lain, Hary Tanoesoedibjo memberikan kuliah umum di Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen dengan tema 'Kewirausahaan dan Pembangunan Ekonomi Indonesia melalui Pasar Modal'
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya