Hari ini, tim evaluasi berikan rekomendasi kereta cepat ke Jokowi
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo sudah membentuk tim evaluasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Tim tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution sebagai ketua dan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli sebagai wakil ketua.
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan tim evaluasi itu akan memberikan rekomendasi kepada Presiden Jokowi setelah mendapatkan laporan dari konsultan proyek. Untuk diketahui, Jonan merupakan salah satu anggota dari tim evaluasi tersebut.
"Rapatnya baru besok (Rabu 2 September 2015), rapat itu akan mengambil kesimpulan untuk rekomendasi yang akan diberikan kepada bapak Presiden. Rapat perdana? Iya. Jadi memang belum kepada pengambilan keputusan," ujarnya kemarin malam di Gedung DPR, Jakarta.
Menurut Jonan, sampai saat ini pemerintah memang belum memutuskan akan memilih Jepang atau China untuk menggarap proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Namun, pemerintah sudah menegaskan memiliki satu pertimbangan yang tak bisa ditawar-tawar yaitu terkait aspek keselamatan.
Jonan mengatakan bahwa pemerintah akan memilih negara yang memiliki tingkat keamanan dan keselamatan paling baik terkait kereta cepat itu. Namun, mantan bos KAI itu tak mau beropini kereta cepat mana yang paling aman, Jepang ataukah China.
"Oh tidak saya tidak mau ngasih opini karena saya belum dilaporkan dari konsultannya itu. Detailnya belum," jelas dia.
Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, eselon I kementerian terkait telah melakukan pembahasan terlebih dulu. Sehingga besok rencananya tim penilai akan melakukan rapat terakhir. "Iya rapat besok jam 2 (siang atau 14.00 WIB)," ujarnya di kantornya, Jakarta, Selasa (1/9).
Dia menjelaskan, hasil rapat akan diberikan kepada Presiden Joko Widodo sehari setelah keputusan tim penilai. "Ya jangan besok. Jangan langsung. Ya kan harus sama-sama sama tim penilai," tuturnya.
Mengenai adanya penilai negatif mengenai proyek HST ini, Darmin tidak mau ambil pusing. Bahkan, dia siap menjawab keluhan tersebut setelah tim penilai menyelesaikan kajiannya.
"Nantilah setelah kasih rekomendasi baru saya komen," tutupnya. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya