Harga tanah di Tangerang naik 50 persen tiap tahun
Merdeka.com - General Marketing PT Ciputra Residence, Yance Onggo mengatakan, sejak lima tahun terakhir, harga jual tanah terus mengalami peningkatan yang sangat signifikan, terutama di Tangerang.
Pada awal tahun 2010, harga jual tanah di Cikupa hanya Rp 750 ribu per meter. Tetapi saat ini sudah mencapai Rp 4,5 juta dan akan kembali bertambah pada tahun mendatang.
Penyebabnya adalah mulai masuknya peritel besar dalam suatu kawasan perumahan serta ditopang dengan infrastruktur yang memadai dari Pemerintah Daerah.
"Pembangunan jalan oleh Pemerintah dan mulai berdirinya peritel besar, menjadi faktor utama harga jual tanah semakin meningkat," ujarnya seperti dilansir Antara, Senin (16/11).
Maka itu, selaku pengembang kawasan 2,760 hektar di Citra Raya Cikupa Tangerang, harga jual rumah terus meningkat.
Dari data terbaru, harga jual rumah di kawasan tersebut paling rendah yakni Rp 567 juta untuk Cluster Paloma yang dilengkapi fasilitas club house, outbound, barbeque area, boulevard dan jaringan kabel bawah tanah.
Ketua DPD Asosiasi Pengembang perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Banten, Sabri Nurdin mengatakan, untuk wilayah Kota Tangerang dan Tangerang Selatan, pembangunan lebih mengarah kepada hunian seperti rusun dan apartemen.
Pasalnya, harga jual tanah di kedua wilayah tersebut sudah sangat tinggi. Berbeda dengan di Kabupaten Tangerang yang masih relatif terjangkau. "Perumahan untuk kalangan karyawan misalnya lebih banyak di wilayah Kabupaten Tangerang," katanya. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya