Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Harga minyak naik didorong pemogokan pekerja tambang Kuwait

Harga minyak naik didorong pemogokan pekerja tambang Kuwait Ilustrasi Migas. shutterstock.com

Merdeka.com - Harga minyak kembali naik pada perdagangan hari ini setelah mengalami penurunan beruntun empat hari sebelumnya. Kenaikan harga dipicu pengurangan tajam produksi di Kuwait akibat pemogokan pekerja minyak memacu harapan untuk pelonggaran kelebihan pasokan minyak mentah global.

Pasar mengalihkan kekecewaan atas kegagalan pembicaraan para produsen utama di Doha pada Minggu untuk mengatasi kelebihan pasokan.

"Pasar memiliki ketahanan yang luar biasa terhadap diskon informasi 'bearish' dan menyoroti informasi 'bullish' selama dua bulan terakhir," kata Kyle Cooper dari IAF Advisors seperti dikutip Antara, Rabu (20/4).

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei, melonjak USD 1,30(3,3 persen) menjadi menetap di USD 41,08 per barel di New York Mercantile Exchange.

Di London, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juni berakhir pada USD 44,03 per barel, atau naik USD 1,12 (2,6 persen) dari penutupan Senin.

Pemogokan di Kuwait, anggota OPEC terbesar keempat, berada di hari ketiga pada Selasa. Perusahaan milik negara Kuwait Petroleum Corp. mengatakan telah berhasil mengembalikan beberapa produksi yang terdampak, dengan produksi meningkat menjadi 1,5 juta barel per hari, setengah dari produksi normal dari 1,1 juta barel pada Minggu.

"Pasar tetap didukung oleh berkurangnya produksi karena pemogokan di Kuwait," kata Tim Evans dari Citi Futures.

Sementara pemogokan telah berjalan selama tiga hari, ia mengatakan bahwa hal itu sudah cukup mengejutkan untuk mengangkat harga saat ini.

Pelemahan USD setelah laporan pembangunan perumahan AS mengecewakan dipandang sebagai mendukung kehati-hatian Federal Reserve dalam menaikkan suku bunga. Dolar melemah mendukung semua komoditas yang dihargakan dalam dolar dan terutama minyak mentah.

Pasar menunggu laporan persediaan minyak mingguan AS pada Rabu waktu setempat. Stok minyak mentah komersial diperkirakan telah meningkat tiga juta barel dalam pekan yang berakhir 15 April, menurut analis yang disurvei oleh Bloomberg News, yang cenderung akan mendorong harga minyak lebih rendah.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP