Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Harga minyak murah, Total EP masih mikir ikut kelola Blok Mahakam

Harga minyak murah, Total EP masih mikir ikut kelola Blok Mahakam Ilustrasi Migas. shutterstock.com

Merdeka.com - Total EP Indonesie masih menimbang tawaran bergabung dengan Pertamina dalam mengelola Blok Mahakam. Salah satu pertimbangan perusahaan adalah rendahnya harga minyak dunia yang dinilai tidak akan memberikan keuntungan.

"Diprediksi harga minyak ke depan masih sekitar USD 50 per barel, maka kurang ekonomis," ucap VP Human Resources, Communication, and General Services Total E&P Indonesie, Arividia Noviyanto di Gedung WTC I, Jakarta, Senin (25/4).

Menurutnya, Total EP bersedia bergabung dengan Pertamina jika harga minyak sudah membaik. "Nanti kalau gak join dikira tidak kontribusi. Kalau harga minyak membaik, maka bakal join," tambahnya.

Meski demikian, Total EP sudah mulai berkomunikasi dengan Pertamina seandainya nanti jadi bergabung. Salah satu hal yang dibahas adalah mengenai transfer Sumber Daya Manusia (SDM) serta teknologi.

Novi menegaskan, sampai saat ini yang sudah menjadi kesepakatan adalah semua karyawan Total EP di Mahakam akan pindah ke Pertamina. Selain itu, data-data yang sifatnya subservice akan dibuka melalui data room meski sifatnya workshop. "Semua dari kita akan meneruskan di mahakam," imbuh Noviyanto.

Di lain hal, produksi Blok Mahakam jelang berakhirnya kontrak Total EP 2017 mendatang masih sangat tinggi. Total EP sendiri masih mengerjakan dua proyek besar yaitu South Mahakam fase 3 dan fase 2B.

South Mahakam sudah mulai berproduksi sejak Oktober 2012 dan puncak produksi terjadi tahun ini dengan produksinya mencapai 250-300 juta kaki kubik. "Produksinya lebih bagus dari pada yang kita prediksi," kata Noviyanto.

Guna menggenjot produksi, Total EP melakukan management permukaan seperti shotdown dengan baik, service kompresor dan turbin-turbin untuk meminimumkan unplan shoutdown.

"Sehingga produksi tidak hilang tanpa kita ketahui di awal. Jadi semua dapat diprediksi."

Selai itu, Total EP juga menerapkan teknologi Drag Reducing Agent (DRA), yaitu zat kimia untuk mengurangi hambatan-hambatan di saluran dan Debottlenecking, yaitu membuat jumperline. Sumur-sumur yang flow produksinya kurang, maka dijumper agar produksi meningkat.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP