Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Harga minyak melonjak usai sentuh level terendah dalam 12 tahun

Harga minyak melonjak usai sentuh level terendah dalam 12 tahun Ilustrasi Migas. shutterstock.com

Merdeka.com - Harga minyak dunia melonjak tajam dari posisi terendah 12 tahun pada Kamis (Jumat pagi WIB). Harga minyak naik karena terangkat oleh ayunan optimisme di pasar ekuitas setelah kerugian tajam sejak awal tahun.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret, melonjak USD 1,18 (4,2 persen) menjadi berakhir di USD 29,53 per barel pada hari pertama kontrak pengiriman Maret diperdagangkan di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Maret, patokan Eropa, menetap pada USD 29,25 per barel di London, meningkat USD 1,37 (4,9 persen) dari penutupan Rabu.

Satu hari sebelumnya, kedua kontrak telah ditutup pada tingkat terendah dalam lebih dari 12 tahun. Sejumlah analis mengatakan pasar minyak mencari posisi terbawah setelah jatuh sekitar 70 persen dalam 18 bulan.

"Pasar minyak menunjukkan tanda-tanda stabilisasi setelah pelemahan baru-baru ini, dan kami melihat beberapa ruang untuk koreksi teknis, terutama jika pasar ekuitas global dapat memulihkan kepercayaan mereka baru-baru ini," kata Tim Evans dari Citi Futures.

Saham-saham AS mengikuti pasar Eropa lebih tinggi pada Kamis didorong petunjuk dari Bank Sentral Eropa untuk potensi stimulus tambahan bagi zona Euro yang lesu pada awal Maret. Indeks S&P 500 naik 0,8 persen pada akhir perdagangan.

Menambahkan dorongan terhadap sentimen, laporan pemerintah AS bahwa peningkatan persediaan minyak mentah lebih kecil dari yang diperkirakan.

Gene McGillian dari Tradition Energy mengatakan pasar yang 'oversold' sudah matang untuk berbalik lebih tinggi yang kemungkinan akan singkat. (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP