Harga minyak dunia naik didukung pernyataan Arab Saudi
Merdeka.com - Harga minyak dunia ditutup menguat pada Kamis (Jumat pagi WIB). Kenaikan harga terjadi ketika pengekspor minyak utama, Arab Saudi berjanji akan mengakhiri kelebihan pasokan global.
Harga minyak menghapus kerugian awal, karena pernyataan Saudi mengimbangi penumpukan mengejutkan dalam persediaan minyak Amerika Serikat.
Menteri energi Saudi mengatakan, fokus para eksportir minyak tetap mengurangi stok ke rata-rata lima tahun mereka dan meningkatkan prospek perpanjangan pengekangan produksi lagi setelah kesepakatan pemotongan pasokan yang dipimpin OPEC berakhir. Demikian menurut Reuters dikutip dari Antara.
Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan pada Rabu (25/10) bahwa persediaan minyak mentah naik 856.000 barel dalam pekan yang berakhir 20 Oktober, jauh lebih tinggi dari ekspektasi pasar untuk penurunan 2,5 juta barel.
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember, bertambah USD 0,46 menjadi menetap di USD 52,64 per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember, naik USD 0,86 menjadi ditutup pada USD 59,30per barel di London ICE Futures Exchange.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya