Harga minyak dunia buruk, Pertamina hemat belanja sektor hulu
Merdeka.com - Anjloknya harga minyak dunia yang menyentuh ke level USD 30 per barrel membuat PT Pertamina melakukan efisiensi di sektor hulu. Perusahaan pelat merah ini menyebut target efisiensi minimal 30 persen.
"Dengan harga minyak yang turun di bawah USD 30 asumsi di kita USD 50. Jadi kita akan cutting cost," ujar Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto di Gedung Garuda Indonesia, Jakarta, Jumat (15/1).
Sejumlah penghematan yang akan dilakukan seperti biaya pengeboran dengan melakukan renegosiasi kontrak hingga kegiatan eksplorasi tahun ini. "Dalam bentuk renegosiasi dari drilling services, evaluasi success eksplorasi yang ada, termasuk kegiatan-kegiatannya," sambungnya.
Dwi menegaskan, meski tengah berhemat, pihaknya tidak akan menurunkan belanja modal atau capital expenditure/Capex di sektor hulu. Sebab, sektor hulu Pertamina masih perlu digenjot agar pertumbuhan antara cadangan dan permintaan berbanding lurus.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya