Harga minyak anjlok parah, dua anggota OPEC minta rapat darurat
Merdeka.com - Harga minyak dunia terus merosot di perdagangan hari ini, Selasa (12/1). Minyak mentah AS jatuh di bawah USD 31 per barel, memperpanjang aksi jual yang mendorong harga ke terendah dalam lebih dari 12 tahun di tengah kelebihan pasokan global, penguatan dolar dan permintaan lesu.
Menanggapi ini, dua negara anggota OPEC dikabarkan telah meminta rapat atau pertemuan darurat. Menteri Perminyakan Nigeria, Emmanuel Ibe Kachikwu mengatakan, rapat ini diperlukan untuk meninjau ulang kebijakan OPEC dalam menghadapi rendahnya harga minyak dunia.
Seperti ditulis CNBC, Emmanuel menolak menyebut negara yang meminta diadakannya rapat darurat tersebut.
Informasi saja, patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari turun 87 sen atau 2,77 persen menjadi diperdagangkan di USD 30,54 per barel pada sekitar pukul 06.30 GMT.
Patokan Eropa, minyak mentah Brent turun 98 sen, atau 3,11 persen, menjadi diperdagangkan pada USD 30,57 per barel.
Terakhir kali harga sangat rendah untuk WTI pada Desember 2003 dan pada April 2004 untuk Brent. WTI menyentuh terendah USD 29,66 per barel pada Desember 2003 dan Brent pada April 2004 mencapai USD 29,95 per barel.
Harga minyak mentah anjlok 10 persen selama pekan lalu karena investor semakin khawatir tentang kelebihan pasokan global dan pelemahan di pasar utama China, pengguna energi terbesar di dunia.
Potensi risiko geopolitik, termasuk meningkatnya konflik Arab Saudi-Iran, juga mempertahankan para pedagang terus cemas.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya