Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Harga gula masih tinggi, pedagang curiga ada permainan importir

Harga gula masih tinggi, pedagang curiga ada permainan importir gula. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Ngadiran curiga adanya permainan importir dalam menambah pasokan gula dalam negeri. Sebab, meski sudah impor, harga gula masih tetap tinggi.

"Harga gula yang tinggi itu, hari ini di kisaran Rp 16.000 sampai Rp 17.000. Padahal standarnya harga gula ini Rp 10.000 sampai Rp 11.000 per Kg. Pikiran jelek saya karena ada permainan atau karena memang produksi kurang," kata Ngadiran di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (10/6).

Menurutnya, pemerintah seharusnya bisa memperbaiki sistem produksi gula di Indonesia agar tidak terus melakukan impor. Selain itu, gula impor tersebut juga seharusnya bisa langsung disalurkan ke pabrik bukan langsung ke konsumen agar pasokan bisa mencukupi.

"Pemerintah mestinya melakukan perubahan di mesin biar produksinya bagus. Juga harusnya sudah ada tenaga ahli yg bisa meningkatkan produksi. Kalau memang harus impor, ini mesti row sugar. Yang gula asli tidak ada diekspor," imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno mengakui harga gula masih melambung tinggi di pasaran sekitar Rp 14.000 per kilogram. Menurut Rini, hal ini disebabkan musim giling belum terjadi.

"Gula juga melambung tinggi sampai Rp 14.000 per kilogram karena musim giling belum terjadi. Baru sekarang musim giling," ucap Rini di Gedung Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta, Selasa (31/5).

Menekan harga gula, Rini menyebut akan terus melakukan operasi pasar gula sebanyak 180.000 ton. Gula tersebut merupakan hasil impor. Saat ini, gula yang sudah dilempar ke tingkat grosir 90.000 ton, namun hasilnya memang belum terasa.

"Memang belum terasa imbasnya. Tapi kami yakin dengan mulai gilingnya di beberapa daerah terutama di Jawa Timur dan di Jawa Tengah kita harapkan akhir minggu ini bisa lebih banyak membanjiri di pasar sehubungan dengan gula merah dengan target di konsumen Rp 12.500 per kilogram. Biarpun kita akan mencoba operasi pasar di tingkat grosir, antara Rp 11.500 sampai Rp 12.000 per kilogram," imbuhnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP