Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Harga emas di titik terendah dalam dua tahun terakhir

Harga emas di titik terendah dalam dua tahun terakhir Emas. kolom-inspirasi.blogspot.com

Merdeka.com - Harga emas terus menurun seiring dengan melemahnya permintaan komoditas akibat krisis yang terjadi di Eropa. Penurunan harga emas tercatat paling tajam sejak tahun 1983.

Menurut berita yang dilansir dari Financial Times, harga emas di pasaran turun lebih dari USD 100 per ounce atau 8,7 persen. Jumat lalu, harga emas dibuka pada harga USD 1.560 per ounce. Sementara pada Senin lalu harga emas turun menjadi USD 1.476 per ounce. Hingga saat ini, harga emas terus turun berada di posisi USD 1.344 per ounce.

David Rose, kepala perdagangan pertambangan HSBC, mengatakan bahwa saat ini adalah waktu di mana kemampuan penyelesaian masalah investor diuji. "Orang-orang pasti bertanya-tanya, seberapa besar kita membutuhkan emas dalam portofolio kita?" ujar dia seperti yang dikutip dari Financial Times, Selasa (16/4).

Selama sepuluh tahun terakhir, harga emas terus meroket sejak tahun 2001 lalu dan pernah menyentuh harga tertinggi pada 2011 yaitu di level USD 1.920 per ounce.

Tak hanya emas, harga minyak pun juga mengalami penurunan yaitu menjadi USD 100,75 per barel untuk jenis Brent. Sementara tembaga juga turun menjadi USD 7.085 per ton. Di sisi lain harga perak juga turun 11 persen. (mdk/rin)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP