Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Harga Daging Ayam Ras Sumbang Inflasi Terbesar di April 2021

Harga Daging Ayam Ras Sumbang Inflasi Terbesar di April 2021 Pedaging ayam. ©2015 Merdeka.com/andrian salam

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) pada April 2021 mengalami inflasi 0,13 persen dibanding bulan sebelumnya (month to month/mtm). Di mana secara tahunan (year on year/yoy) angka inflasi mencapai 1,42 persen, dan tahun kalender (year to date/ytd) sebesar 0,58 persen.

Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan, daging ayam ras memainkan porsi tertinggi pada angka inflasi April 0,13 persen, mencapai hampir separuhnya.

"Kalau kita lihat komoditas yang menyumbang inflasi 0,13 persen, ada komoditas daging ayam ras dengan andil 0,06 persen. Kemudian beberapa komoditas lain seperti minyak goreng, jeruk, emas, pepaya, ikan segar, dan rokok kretek punya andil 0,01 persen," terangnya, Senin (3/5).

Selain komoditas-komoditas tersebut, Setianto melanjutkan, beberapa bahan pokok makanan yang mengalami kenaikan harga seperti cabai rawit menyumbang deflasi terbesar hingga 0,05 persen. Komoditas lain yang terkena deflasi yakni cabai merah dan bawang merah masing-masing sebesar 0,02 persen. Sementara untuk komoditas beras, bayam dan kangkung masing-masing sebesar 0,01 persen.

Dari 90 kota IHK, sebanyak 72 di antaranya mengalami inflasi, dan 18 kota lainnya terkena deflasi. Kotamobagu tercatat sebagai kota dengan angka inflasi tertinggi mencapai 1,31 persen, dengan sumbangan terbesar dari komoditas ikan cakalang dan cabai rawit.

Sementara deflasi tertinggi terjadi di Kota Jayapura sebesar -1,26 persen. Beberapa komoditas menyumbang peran besar, seperti ikan ekor kuning, cakalang, tomat hingga kangkung masing-masing sebesar 0,02 persen.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP