Harga BBM turun, pengusaha minta Jokowi turunkan tarif listrik
Merdeka.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta pemerintah Jokowi - JK menurunkan tarif listrik. Ini sejalan dengan kebijakan penurunan harga BBM bersubsidi yang resmi berlaku 1 Januari 2015.
Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan, turunnya harga BBM berpengaruh cukup besar pada ongkos produksi dan distribusi.
"Itu akan sangat membantu, karena berpengaruh cukup besar," ujarnya di Jakarta, Jumat (2/1).
Sejalan dengan itu, pengusaha meminta tarif listrik ikut diturunkan sejalan dengan turunnya harga minyak dunia dan harga BBM.
"Kita lihat nih PLN, katanya kalau energi turun maka listrik akan turun. Tak hanya akan berpengaruh pada transportasi, tapi juga pada listrik," jelas dia.
Menurutnya, sudah sepantasnya tarif listrik turun. Alasannya, pembangkit listrik di tanah air rata-rata menggunakan bahan bakar minyak untuk operasional.
"Banyak pembangkit pakai BBM. Solar juga makin banyak. Ada juga yang pakai batu bara. Kalau batu bara turun, maka itu juga turun listriknya," ungkapnya.
Komponen tarif listrik punya peran strategis. Semisal usaha perhotelan, komponen tarif listrik menyumbang 25 persen dari seluruh biaya produksi. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya