Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Harga BBM tak boleh dilepaskan sesuai harga pasar

Harga BBM tak boleh dilepaskan sesuai harga pasar Mobil SPBU Keliling. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo memanggil Menteri ESDM Sudirman Said ke Istana Negara, Selasa (30/12). Kedatangan Menteri ESDM untuk membicarakan harga baru BBM bersubsidi yang mulai berlaku 1 Januari 2015.

"Kita merencanakan akan berlaku harga baru per 1 Januari 2015, jadi paling lambat besok (diumumkan)," ujar Sudirman.

Sudirman masih merahasiakan harga baru untuk BBM bersubsidi. "Saya tidak akan jawab kalau harga, saya akan jawab prosedur, prosedurnya itu nanti siang ini akan ada rapat finalisasi menko perekonomian, kemudian, mungkin besok diumumkan," jelasnya.

Meskipun pemerintah sudah menetapkan harga minyak Indonesia atau ICP sebesar USD 70 dalam postur APBN-P 2014, itu hanya dijadikan asumsi. Dalam penghitungan harga, pemerintah tidak serta merta berpegang pada ICP.

Pemerintah menegaskan untuk mempertahankan pemberian subsidi dan tidak mengikuti harga keekonomian.

"Harga BBM itu ditetapkan oleh pemerintah, tidak boleh dilepaskan ke pasar begitu saja. Karena itu nanti ada dua jenis BBM, satu BBM bersubsidi dengan harga tertentu, satu lagi BBM umum dengan berlaku harga keekonomian," tegasnya.

Untuk komponen penghitungan harga BBM non-subsidi mempertimbangkan pajak pertambahan nilai, pajak daerah, pajak bahan bakar kendaraan bermotor. Sedangkan untuk penghitungan harga BBM bersubsidi, berdasarkan subsidi tetap. Mekanisme ini berbeda dari sebelumnya yang menggunakan mekanisme subsidi harga.

"Nanti kita untuk masa transisi tiap bulan bikin harga patokan supaya masyarakat tidak kaget dan punya pegangan gitu," ucapnya.

Revisi harga BBM, lanjut Sudirman, juga diklaim sebagai langkah pemerintah meringankan beban pengusaha SPBU. Pemerintah mempertimbangkan memberi margin lebih baik kepada pengusaha SPBU karena selama ini margin dinilai sangat minim.

"Supaya mereka bisa memperbaiki kualitas layanan, marginnya diperbaiki, pelayanan lebih baik, dan itulah cara pemerintah membekali pengusaha kita untuk bersaing," tutupnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP