Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Harga bawang merah melonjak, Kemendag nilai keran impor perlu dibuka

Harga bawang merah melonjak, Kemendag nilai keran impor perlu dibuka Bawang merah. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Perdagangan menilai harga bawang merah di pasaran sudah melebihi referensi. Untuk menekan itu, keran impor komoditas itu perlu dibuka.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Srie Agustina mengaku tengah menunggu rekomendasi impor dari Kementerian Pertanian. Dua kementerian tersebut menyepakati harga referensi bawang merah sebesar Rp 25.700 per kilogram (kg).

"Kami pernah sepakat pada 2013 dan 2014 dituangkan dalam peraturan menteri pertanian bahwa Kementerian Pertanian akan menyetujui (impor) apabila di atas harga referensi," ujar Srie di kantornya, Jakarta, Jumat (5/6).

Sekarang, lanjut Srie, harga bawang merah rata-rata Rp 36 ribu per kilogram. Bahkan, harga bawang merah di Sofifi, Maluku mencapai Rp 44 ribu per kg.

"Ini karena pasokannya kurang. Kenapa pasokannya kurang? Karena distribusi panen tiap bulannya tidak sama, adakala lebih dan adakala kurang. Kalau pada saat kekurangan seperti ini, tak mengapa kita tutup lewat impor," tuturnya.

Namun, lanjut Srie, jika Kementan memastikan bahwa pasokan bawang merah aman sepanjang bulan ini. Maka, pemerintah tak perlu impor.

"Kalau Kementan menjamin produknya ada, maka kita tidak impor dan gunakan produk dalam negeri," tandasnya. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP