Harga baru BBM berlaku Senin agar pengusaha tak rugi
Merdeka.com - Vice Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir mengatakan pengusaha SPBU sudah bisa membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan harga baru mulai pergantian hari nanti pukul 00.00 waktu setempat. Perseroan telah menetapkan harga baru BBM sebesar Rp 6.600 untuk Premium dan Solar Rp 6.400 per liter.
"Kita lihat secara kasuitis dan saya pikir mulai nanti malam teman SPBU hiswana habiskan stok yang ada beli harga Rp 7.600. Mulai nanti malam beli Rp 6.600 harga baru," ujarnya di Jakarta, Jumat (16/1).
Menurut Ali, sejak beredar kabar bakal ada penurunan harga BBM, pengusaha SPBU menahan pembelian BBM. Pasalnya, pengusaha takut menanggung rugi.
"Dengan adanya isu harga BBM akan turun beberapa temen pemilik SPBU dia mulai menahan beli, kalau harga turun dia rugi karena stok Rp 7.600 nanti akan dijual Rp 6.600 harga baru itu ada selisih," jelas dia.
Di tempat terpisah, Menteri Koordinator Kemaritiman, Indroyono Soesilo mengungkap alasan pemerintah menerapkan harga Premium baru mulai Senin pekan depan. Menurut Indroyono, hal ini dilakukan agar pedagang eceran yang telah menstok Premium tidak mengalami kerugian.
"Kenapa diumumkan, baru diberlakukan Minggu? Biar pedagang eceran bisa menghabiskan minyak," kata Indroyono di Kantornya, Jakarta.
Indroyono mengklaim, penurunan harga Premium berlaku pada hari Minggu sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masayarakat agar tidak ada yang merasa dirugikan.
"Kan banyak penjual eceran, kalau harga turun nggak laku," tegasnya.
Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo telah mengumumkan penurunan harga Premium dan Solar. Untuk Premium harganya dikoreksi menjadi Rp 6.600 per liter dan Solar menjadi Rp 6.400 per liter.
Harga baru Premium mulai berlaku pada Minggu tanggal 18 Januari 2015 pukul 24.00 WIB atau Senin tanggal 19 Januari 2015 pukul 00.00 WIB.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya