Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hapus praktik monopoli, HIPMI minta Presiden Jokowi perkuat KPPU

Hapus praktik monopoli, HIPMI minta Presiden Jokowi perkuat KPPU Ketum HIPMI Bahlil Lahadalia. ©handout/HIPMI

Merdeka.com - Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia meminta Presiden Jokowi untuk tak segan memberantas praktik oligarki ekonomi. Dia berpandangan bahwa monopoli ekonomi akan menyebabkan ketidakseimbangan dalam akses terhadap aset-aset ekonomi.

"Oligarki ekonomi, monopoli sudah menjadi penyakit yang harus diberantas. Yang kaya tambah kaya yang miskin bertambah miskin. Ini berlawanan dengan Nawacita Bapak Presiden," ungkapnya dalam Pembukaan Sidang Dewan Pleno dan Rapimnas HIPMI, di Tangerang, Banten, Rabu (7/3).

Salah satu solusi yang disampaikan Bahlil adalah penguatan lembaga Komite Pengawas Persaingan Usaha atau KPPU agar monopoli dapat dikurangi bahkan diberantas. "Kita ingin ada penguatan terhadap lembaga KPPU, punya peran sama seperti KPK ketika memberantas korupsi," kata dia.

Penguatan KPPU, lanjutnya, diharapkan dapat mendistribusi kekayaan menjadi lebih merata pada seluruh rakyat Indonesia. "Restrukturisasi aset. Kita tahu ada 1 persen penduduk menguasai akses ekonomi sekitar 49 persen. Restrukturisasi aset ini harus dilakukan," imbuhnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP