Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hambat pembangunan, pemerintah siapkan jurus berangus mafia tanah

Hambat pembangunan, pemerintah siapkan jurus berangus mafia tanah Menteri Andrinof Chaniago. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Pembangunan proyek infrastruktur dalam negeri kerap terbentur masalah sengketa dan pembebasan lahan. Hal ini diduga terjadi karena banyaknya spekulan tanah yang 'bermain' di balik proyek pemerintah.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Andrinof A Chaniago mengatakan saat ini pemerintah sedang mencari cara mengatasi kebijakan lahan, terutama masalah harga. Andrinof sendiri mengakui banyak spekulan tanah menaikkan harga hingga melebihi angka wajar.

"Ini mencegah untuk tidak jatuh ke spekulan, karena banyak terjadi begitu, karena bila ada rencana infrastruktur nasional, harga sekitar bisa naik dan bisa naik 10 kali lipat," kata Andrinof di Jakarta, Senin (27/7).

Pemecahan masalah ini menurut Adrinof sudah dikoordinasikan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil. Namun, belum ditentukan kapan target formulasi harga tahan ini bakal tercapai.

"Penentuan harga tanah, PP (peraturan pemerintah), itu sedang dicari formulasi, misalnya menggunakan base line NJOP, kemudian dimasukan lagi variable lain jadi bisa ditentukan harga tanah di lokasi itu," tegasnya.

Pembahasan ini juga pernah diungkapkan Wakil Presiden Jusuf Kalla, beberapa waktu lalu. Dia 'menyentil' Menteri Ferry Mulsidan Baldan untuk menuntaskan masalah lahan. Terutama guna mempercepat membangun mega proyek listrik 35.000 mega watt (MW). (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP