Hadiri APEC, JK sebut tak ada agenda bahas blok dagang AS
Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla memastikan tak ada agenda pembahasan Trans-Pacific Partnership (TPP) di KTT-APEC di Manila, Filipina, 18-19 November 2015. Pemerintah, menurutnya, masih belum memutuskan untuk bergabung ke dalam blok dagang Amerika Serikat tersebut.
"Saya kira TPP tidak dibicarakan secara khusus. Tidak ada agendanya dalam APEC. Kami sedang mempelajarinya," kata JK di Jakarta, Selasa (17/11).
Di sisi lain, dia mengakui ekonomi Indonesia tumbuh melambat. Namun, itu harus dijadikan tantangan untuk meningkatkan produktivitas.
"Supaya melihat ekonomi Indonesia secara utuh, bahwa benar ekonomi mengalami perlambatan namun itu harus diiringi dengan peningkatan produktivitas, tidak dengan hanya goreng-goreng pembukuan," katanya.
Terkait itu, dia kembali meminta Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga acuan saat ini 7,5 persen. Penurunan suku bunga dinilainya bisa memacu investasi di Tanah Air.
"Boleh juga menekan inflasi dengan menaikkan suku bunga, itu teori 1970-an. Zaman Presiden Megawati itu salah teori, banyak kesalahan-kesalahan yang terjadi. Sama dengan menafsirkan inflasi dengan menaikan suku bunga," katanya.
"Karena itu keliru, makanya, pada 1998 itu bunga naik inflasi juga naik. Inflasi waktu itu 70 persen, bunga 60 persen. Artinya kejar-kejaran. Maka kami harapkan Bank Indonesia evaluasi kebijakan tingkat bunga."
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya