Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hadir Pertalite, Menko Sofyan ngotot Premium dihapus

Hadir Pertalite, Menko Sofyan ngotot Premium dihapus Pertalite. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil menegaskan, hadirnya jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) baru Pertalite (ron 90) bakal menghapus Premium (ron 88). Penghapusan itu dilakukan karena ron 88 merusak lingkungan.

"Iya (dihapus), berangsur-angsur ron 88 akan dihapus karena itu tidak bagus bagi lingkungan, tidak bagus bagi mobil," tegas Sofyan di Jakarta, Jumat (24/7).

Menurut Sofyan, belum dihapuskannya Premium lantaran pemerintah kurang memiliki kilang untuk produksi oktan tinggi. Maka itu pihaknya masih mempertahankan jenis ron 88.

Meski begitu, pemerintah terus sesumbar bahwa Premium bakal hilang dalam tiga tahun ke depan. Ini seiring hadirnya kilang baru di Tanah Air.

"Kalau 2 sampai 3 tahun ke depan begitu refinery (kilang) kita sudah bagus, tidak perlu lagi ron 88, paling sedikit ron 92 (pertamax) nanti, karena ron 90 (Pertalite) pun masih dicampur," jelasnya.

Kehadiran Pertalite, lanjut Sofyan, juga tidak akan mengurangi konsumen pertamax. Apalagi diyakininya bahwa konsumen pertamax melonjak.

"Saya pikir enggak, Pertamina sudah menghitung itu. Kemarin juga waktu lebaran permintaan pertamax sangat meningkat," ujarnya.

Dia menambahkan, harga Pertalite sebesar Rp 8.400 per liter sudah sesuai. "Itu tidak ada masalah, itu kan pilihan saja, bagi pemerintah yang penting yang mayoritas pakai Premium itu yang dijaga pemerintah," terangnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP