Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hadapi MEA, menristek akan setarakan perguruan tinggi Indonesia

Hadapi MEA, menristek akan setarakan perguruan tinggi Indonesia Try Out mahasiswa. ©2013 Merdeka.com/imam buchori

Merdeka.com - Pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN di akhir 2015 mendesak Indonesia untuk tancap gas mengejar ketertinggalan. Salah satu sektor yang dikebut, yakni peningkatan pendidikan.

Menteri Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Menristek) Muhammad Nasir menegaskan, merekontruksi perbedaan kualitas Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menjadi langkah pertama yang harus dilakukan dunia pendidikan guna mengejar ketertinggalan jelang hadapi MEA.

"Kita sudah ketinggalan. Kita harus melakukan rekontruksi, terutama dikotomi (pergeruan tinggi) negeri dan swasta," kata Nasir di Jakarta, Kamis (8/1).

Untuk menjembatani PTN dan PTS, Nasir sesumbar bakal membentuk forum komunikasi perguruan tinggi negeri. Forum tersebut akan membahas pembentukan pendidikan berkualitas.

Selain itu, Nasir juga berencana menghapus Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis). Nantinya akan dibentuk Lembaga Pelayanan Pendidikan Perguruan Tinggi Nasional (LP2 PTN) atau gabungan antara PTN dan PTS.

"‎Secara peraturan memang masih banyak masalah dan perlu diperbaiki, wadahnya melalui LLPTN. Bagaimana pembinaan dan pelayanan PTN dan PTS juga ada di sana,"

Atas dasar itu, Nasir mendesak agar kedua perguruan tinggi harus satu pandangan dalam menghadapi MEA. Terlebih, kebijakan pasar bebas itu akan terjadi pada akhir tahun ini.

"Negeri atau swasta harus punya pandangan sama, yakni kualitas. Terutama untuk daya saing bangsa ke depan," terangnya. (mdk/bim)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP