Gunakan dana IPO, Asuransi Tugu Pratama Indonesia kembangkan bisnis sektor ritel
Merdeka.com - PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (TUGU) berencana melebarkan sayap bisnis dengan mengembangkan sektor ritel. Ini dilakukan setelah perusahaan secara resmi melakukan penawaran umum perdana saham (Innitial Public Offering/IPO) hari ini.
Dari total dana IPO yang berhasil dihimpun Rp 684 miliar, sebesar 70 persen antara lain akan digunakan untuk penguatan infrastruktur produk-produk ritel.
Direktur Utama TUGU, Indra Baruna mengatakan, pada tahun ini, kontribusi segmen ritel terhadap total pendapatan perseroan ditargetkan mencapai 3 persen.
"Dalam 3 tahun ke depan kami menargetkan porsi ritel bisa 10 hingga 11 persen," tuturnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin, (28/5/2018).
Untuk meningkatkan bisnis ritel, strategi yang akan dilakukan perusahaan yaitu dengan menjalin kerja sama dengan PT Pertamina (Persero) selaku induk usaha, kerja sama dengan leasing company dan jalur lainnya.
"Untuk ritel, kita sudah ada beberapa produk. Sudah tanda tangan MoU-nya dengan Pertamina ritel dan Lubricant. Ini akan segera di-launch produknya. Mudah-mudahan tidak lebih dari bulan Juni sudah bisa dipasarkan," tegasnya.
Tak hanya itu, perusahaan juga diketahui tengah menyiapkan peluncuran produk ritel lainnya. Saat ini rencana tersebut masih tahap menyusun jadwal perilisan produk ritel terbaru tersebut.
"Ada yang kami luncurkan menjelang Lebaran. Kita ada paket mudik yang akan dipasarkan di beberapa SPBU. Ini paket mudik aman untuk kecelakaan bagi pemudik, dan bisa didapatkan di SPBU di bright store," ujarnya.
Produk ini akan diluncurkan sekitar bulan Juli. "Kita akan luncurkan produk baru di sekitar Juli. Tapi ini rahasia belum bisa disampaikan supaya surprise market," tandas dia
Untuk informasi saja, perusahaan menargetkan pendapatan dari sektor ritel mencapai Rp 200 miliar hingga akhir tahun ini.
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya