Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gula Masih Mahal dan Langka Meski Pemerintah Sudah Impor

Gula Masih Mahal dan Langka Meski Pemerintah Sudah Impor gula. ©2012 healthmeup.com

Merdeka.com - Ketua Umum, Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), Abdullah Mansuri mempertanyakan efektivitas impor gula yang dilakukan pemerintah. Sebab, hingga pertengahan April 2020, harga gula masih melambung tinggi di sejumlah daerah.

"Sudah sebulan lalu gembar-gembor impor. Tapi di lapangan masih tinggi harga (gula pasir)," kata Abdullah saat dihubungi Merdeka.com, Senin (20/4).

Tingginya harga gula terjadi karena kurangnya stok di pasaran. Pemerintah pun waktu itu langsung impor demi menstabilkan harga. Namun, harga jual di sejumlah pasar tradisional Indonesia masih tinggi, seperti di pasar Arjawinangun Cirebon gula pasir dipatok Rp14.000 per kilogram, di pasar Jatibarang Indramayu dibanderol Rp16.000 per kilogram bahkan di DKI Jakarta harga gula mencapai Rp19.000 per kilogram.

Abdullah menegaskan, lonjakan harga gula bermula saat pemerintah terlambat dalam menerbitkan izin impor. Imbasnya, stok gula nasional menjadi langka sehingga kewalahan dalam memenuhi kebutuhan domestik di tengah pandemi covid-19.

Abdullah menambahkan, lambannya proses pendistribusian gula impor juga berimbas pada harga jual gula di pasar domestik masih tinggi. Sebab, menjelang bulan suci Ramadan dikhawatirkan harga gula kembali melonjak.

Abdullah pun mendorong pemerintah untuk lebih cermat dalam melakukan impor bahan pangan serta mempermudah proses birokrasi dalam penerbitan izin impor pangan.

"Kalau harga gula terus tinggi di pasaran. Apa manfaatnya impor," singkat dia.

keluhan Masyarakat

rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sementara itu, Andini yang merupakan seorang ibu rumah tangga mengeluhkan harga jual gula yang masih tinggi disaat kondisi ekonomi keluarga tengah sulit akibat wabah corona.

"Gula saja sudah Rp14.000 per kilogram. Belum sembako lainnya," keluh Andini.

Untuk itu, Andini terpaksa menghemat konsumsi gula sejak satu bulan terakhir agar kebutuhan keluarga lainnya dapat terpenuhi.

"Biasa satu minggu habis 2 kilogram, sekarang 1 kilogram," terang dia.

Oleh karenanya pemerintah diharapkan segera melakukan impor gula serta operasi pasar guna menekan harga jual gula yang masih tinggi.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP