Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gula kelapa Purbalingga digandrungi warga Jepang

Gula kelapa Purbalingga digandrungi warga Jepang Gula. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Kabupaten Purbalingga di Jawa Tengah, daerah yang dikenal dengan industri bulu mata dan rambut palsu terbesar kedua dunia, kini mulai melirik potensi hasil pertanian. Purbalingga tengah menggarap industri gula kelapa yang kini mulai merambah pasar Jepang.

"Selama ini, sebagian atau salah satu impor Jepang dari Indonesia berupa gula kelapa berasal dari wilayah Desa Bojong Kecamatan Mrebet. Jumlahnya mencapai 1,5 ton per bulan," ujar Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Dan Koperasi (Dinperindagkop) Kabupaten Purbalingga Agus Winarno, akhir pekan ini.

Diakui Agus, sebelum berhasil menembus pasar gula kelapa di Jepang, pihaknya terus menggenjot kualitas gula kelapa agar laik ekspor. Hasilnya, para pengusaha dari Jepang sudah mengetahui kualitas gula kelapa dari Purbalingga.

"Tak heran, jika mereka (pengusaha Jepang) meminta untuk menambah jumlah ekspor (gula kelapa) ke negaranya," katanya.

Menurut Agus, produksi gula kelapa khususnya jenis organik di Purbalingga sudah mencapai 1,8 ton per bulan. Dengan catatan, lima kilogram gula kelapa organik dihasilkan setiap satu penderes dalam sehari. Menurut catatan Dinperindagkop Purbalingga, saat ini ada sekitar 600 penderes yang berada di Kecamatan Mrebet dan Pengadegan.

"Sebanyak 600 penderes gula kelapa organik tersebut, saat ini masuk dalam binaan lembaga swadaya masyarakat. Dan nantinya, mereka akan memperluas binaannya ke kecamatan-kecamatan lain yang ada di Purbalingga," ujarnya.

Selain itu, kini pihaknya sedang mendorong untuk peningkatan standar dan kualitas produksi perajin gula kelapa. Peningkatan tersebut dilakukan dengan memenuhi persyaratan sebelum masuk ke dalam pasaran.

"Salah satu standar yang disyaratkan adalah kebersihan dapur, peralatan yang standar, sehingga pemkab bisa membantu pengadaan peralatannya. Selain itu, kami juga mengedukasi masyarakat tentang gula kelapa organik, serta memproduksi dengan cara higienis," jelasnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP