Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gubernur BI sindir serbuan perbankan Malaysia di Indonesia

Gubernur BI sindir serbuan perbankan Malaysia di Indonesia CIMB Niaga. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Perbankan Indonesia dan Malaysia sudah sepakat melakukan integrasi. Persetujuan itu ditandai dengan kesepakatan antara Bank Indonesia (BI) dan Bank Negara Malaysia (BNM).

Meski menjalin kerja sama, Gubernur BI Agus Martowardojo sempat menyindir ekspansi besar-besaran bank dari negeri jiran itu di Indonesia. Di sisi lain, Indonesia cuma memiliki satu perwakilan di malaysia.

"Indonesia di Malaysia punya 1 cabang, Bank Muamalat," kata Agus di Jakarta, Rabu (31/12).

Tercatat, ada dua bank asal Malaysia yang melakukan ekspansi besar-besaran di Indonesia yakni CIMB Niaga dan BII Maybank. Ekspansi besar-besaran bisa dilihat dari 1.390 kantor cabang dan 4.800 ATM.

Dari kondisi itu Agus Marto kembali menyinggung soal perjanjian soal azas resiprokal. Perjanjian kedua negara tersebut berdasarkan pada ASEAN Banking Integration Framework (ABIF) Guidelines atau panduan kerangka operasional bagi negara ASEAN untuk mengimplementasikan prinsip integrasi perbankan. ABIF tersebut bertujuan menyediakan akses pasar dan keleluasaan di negara ASEAN bagi Qualified ASEAN Banks (QAB), yaitu para bank-bank yang telah memenuhi persyaratan tertentu. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP