Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gubernur BI sayangkan pembiayaan syariah tumbuh stagnan

Gubernur BI sayangkan pembiayaan syariah tumbuh stagnan Bank Syariah. ©wordress.com

Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowadjojo menyayangkan pembiayaan syariah di Indonesia tumbuh stagnan di level 5 persen. Padahal, Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia.

"Tentu kita harapkan dengan populasi muslim yang besar, pembiayaan perbankan syariah bisa melebihi 5 persen. Potensinya memang baik," kata Agus usai peluncuran laporan pembiayaan syariah di Indonesia, Jakarta, Jumat (11/3).

Kendati demikian, Agus optimistis pembiayaan syariah akan tumbuh signifikan. Ini menyusul pembentukan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS).

"Semua stakeholder akan terkoordinasi dengan baik lewat KNKS, pengembangan ekonomi syariah akan cepat karena dipimpin langsung oleh presiden," kata dia.

Selain itu, lanjut Agus, lembaga keuangan syariah internasional seperti Islamic Development Bank (IDB) tengah melirik pembiayaan infrastruktur. Sebelumnya IDB hanya berkontribusi terhadap pembiayaan ringan.

"IDB banyak bantu Indonesia. Kami tahu bahwa rumah sakit dan perguruan tinggi dibantu IDB. Kami lihat kegiatan yang sifatnya infrastruktur pun didukung IDB."

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP