Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gita dituding 'cuci tangan' masalah impor beras Vietnam

Gita dituding 'cuci tangan' masalah impor beras Vietnam Gita Wirjawan berkunjung ke merdeka.com. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Firman Soebagyo, menilai langkah Gita Wiryawan mengundurkan diri dari menteri perdagangan seharusnya tidak dilakukan saat kasus impor beras Vietnam mencuat. Dia menyatakan keputusan Gita seperti menghindar dari masalah yang sedang membelit kementeriannya.

"Kenapa pak Gita tidak jauh hari mundur kalau itu alasan konvensi? Pilihan untuk mundur tidak tepat di tengah carut marut beras impor dan beberapa hal lainnya saat ini," tutur Wakil Ketua Komisi IV DPR RI ini saat ditemui di Waroeng Daoen Cafe Cikini, Jakarta, Sabtu (1/2).

Menurut politisi Golkar ini, Kemendag dan Kementan selama ini saling bertentangan mengenai kebijakan sektor pangan. Kasus beras impor asal Vietnam sebagai contohnya.

"Sesuai undang-undang hanya Bulog yang bisa impor medium. Stok kurang baru bisa impor. Stok saat ini ada 2 juta ton, produksi masih surplus. Ini pelanggaran," katanya.

Firman menegaskan, seharusnya sebagai negarawan, Gita tidak bisa lepas tangan dari persoalan yang terjadi saat ini.

"Kalau saya sebagai politisi saya lihat begitu. Kenapa baru sekarang ini? Gula kedelai, sekarang beras," jelasnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP