Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Giliran Politisi Nasdem dapat jatah kursi komisaris Telkom

Giliran Politisi Nasdem dapat jatah kursi komisaris Telkom Telkom. © Itwire.com

Merdeka.com - Tradisi penitipan politisi di jajaran direksi perusahaan-perusahaan pelat merah terus berlanjut di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Setelah sederet nama politisi dari partai berlambang banteng moncong putih, kini giliran jatah partai besutan Surya Paloh.

Daro hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Jumat (17/4), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menunjuk anggota Dewan Pakar Partai Nasdem Pamela Johanna menjadi komisaris independen.

Telkom juga menunjuk mantan Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah menjadi komisaris independen menggantikan Johnny Swandi Sjam. Sedangkan, di jajaran direksi tetap sesuai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar tahun lalu.

"Dalam RUPST kali ini, pemegang saham telah menyetujui susunan komisaris perseroan tersebut," ujar Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga dalam RUPST di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (17/4).

Alex menegaskan pemegang saham juga menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 8,8 triliun atau 60 persen dari laba bersih perseroan tahun 2014 yang tercatat sebesar Rp 14,63 triliun. Dividen dibagi menjadi dua yakni dividen tunai dan dividen spesial.

Dividen tunai sebesar Rp 7,3 triliun atau sebesar Rp 74,55 per saham. Sementara, spesial dividen totalnya sebesar Rp 1,5 triliun atau Rp 14,91 per saham.

Dividen per saham akan dibayarkan secara sekaligus pada tanggal 21 Mei 2015 kepada para pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan per tanggal 29 April 2015.

Dividen yang akan dibagikan tahun ini alokasinya lebih rendah dibandingkan total dividen yang dibagikan tahun sebelumnya. Tahun lalu perseroan membagikan dividen sebesar 70 persen dari laba bersih perseroan 2013 yang sebesar Rp 14,2 triliun atau Rp 102,3 per saham. Turunnya nilai dividen yang diberikan kepada pemegang saham tahun ini karena perseroan ingin lebih agresif dalam pengembangan bisnis.

"Pertimbangannya untuk lebih agresif investasi. Jadi kita akan alokasikan sisa laba bersih tersebut untuk ekspansi kita kedepannnya," jelas Alex.

Sedangkan, laba bersih perseroan pada tahun 2014 tumbuh 3,04 persen menjadi Rp 14,63 triliun dari Rp 14,02 triliun di tahun 2013. Pertumbuhan laba didukung dari pendapatan yang naik 8,1 persen menjadi Rp 89,69 triliun pada 2014 dari periode 2013 sebesar Rp 82,96 triliun. Di pos beban, perseroan mencatatkan kenaikan beban operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi naik 15,2 persen dari Rp 19,33 triliun pada 2013 menjadi Rp 22,28 triliun.

Adapun jajaran direksi dan komisaris Telkom yang baru sebagai berikut:

Direksi

Direktur Utama: Alex J. Sinaga

Direktur: Indra Utoyo

Direktur: Abdus Somad Arief

Direktur: Heri Sunaryadi

Direktur: Herdy Rosadi Harman

Direktur: Dian Rachmawan

Direktur: Honesti Basyir

Direktur: Muhammad Awaluddin

Komisaris

Komisaris Utama: Hendri Saparini

Komisaris: Dolfie Othniel Fredric Palit

Komisaris: Margiyono Darsasumarja

Komisaris: Hadiyanto

Komisaris Independen: Parikesit Suprapto

Komisaris Independen: Rinaldi Firmansyah

Komisaris Independen: Pamela Johanna

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP